BERITA

Maksimalkan Teaching Factory

Bersama pemateri Teaching Factory.

MK Antartika 2 Sidoarjo menggelar Workshop Implementasi dan Review Pembelajaran Serta Rencana Tefa KK Lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 27 November 2023 di SMK Antartika 2 Sidoarjo dan terbagi menjadi dua sesi.

Pada Sesi I materi disampaikan oleh Djoko Kuswanto, S.T., M.Biotech dosen ITS. Dalam paparannya ia menjelaskan Paradigma Teaching Factory yang bertujuan untuk menyelaraskan dan pelatihan manufaktur dengan kebutuhan praktik industry modern.

Paradigma Teaching Factory terdiri dari pendekatan Pendidikan yang relevan dan konfigurasi yang diperlukan untuk memfasilitasi interaksi antara industry dan akademis.

Pendekatan baru Pendidikan manufaktur itu terdiri dari Memodernisasi menyesuaikan proses pengajaran dan pendekatannya pada praktik industry. Selanjutnya memanfaatkan praktik industry melalui hal-hal baru pengetahuan, teknologi, dan mendukung transisi dari pekerja manual ke pekerja berpengetahuan di masa depan.

Nantinya, akan memperpendek kesenjangan antara manufaktur berbasis sumber daya (tenaga kerja dan model) dan manufaktur berbasis pengetahuan (informasidan pengetahuan).

Pendekatan Teaching Factory terdiri penggunaan
metode pembelajaran baru yang lebih luas. Mengintegralkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan inovasi secara efektif ke dalam satu inisiatif.

Industry dan akademisi, serta paradigma Teaching Factory yang diusulkan berfokus pada pengintegralan industry dan akademis, melalui adaptasi baru.

Pengajaran yang dicapai dengan menerapkan mekanisme berbasis ICT atau sesuai karakteristik yang diunggulkan. Pengajaran itu bernama Digital Health dalam anovasi Teaching Factory.

Digital Healt adalah ilmu yang menggabungkan konsep teknologi dengan Kesehatan. Pengaplikasian pada ranah Kesehatan meiputi piranti keras, piranti lunak, dan pelayanan. Integrasi teknologi digital dengan dunia Kesehatan dengan tujuan meningkatan pelayanan dan hasil Kesehatan bagi pasien.

Dengan memberikan gambaran tersebut Beliau mengarahkan agar SMK Antartika 2 Sidoarjo dapat mengusung dunia Digital dalam atmosfir Teaching Factory, dikarenakan SMK Antartika 2 Sidoarjo memiliki 6 kompetensi yang harus kolaborasi dalam mengimplementasikan Teaching Factory.

Pada Workshop Implementasi dan Review Pembelajaran Serta Rencana Tefa KK lainnya sesi II narasumber berasal dari Polinema yaitu ibu Profiyanti Hermien S., ST., MT.

Teaching Factory yang ada di Polinema mengimplementasikan Teaching Factory pada tahun 2008 dengan memproduksi minuman sari buah sebagai bentuk unit bisnis.

Sehingga melibatkan mahasiswanya dalam kegiatan produksi. Semua masih menggunakan jasa ahli dalam produksi sampai pemasarannya.

Pada tahun 2013 Polinema diwajibkan mengimplementasikan Teaching Factory dalam dunia kampus. Polinema mengusung air mineral kemasan dalam implementasi Teaching Factory.

SOP Teaching Factory disusun sebagai wujud implementasi Teaching Factory Polinema. Mulai dari sebelum proses produksi hingga pemasaran Mahasiswa mulai dilibatkan dalam semua kegiatan Teaching Factory sebagai wujud pembelajaran
praktik.

Beliau juga sharing untuk penyusunan SOP Teaching Factory sebaiknya dibuat yang sederhana yang terpenting dapat dijalankan oleh semua pihak yang terlibat.

Mengingat Teaching Factory melibatkan peserta didik SMK. Diharap SMK Antartika 2 Sidoarjo dapat melibatkan semua Kompetensi Keahlian. Sebagai wujud pembelajaran praktik industry yang ada di sekolah.

Workshop Implementasi dan Review Pembelajaran Serta Rencana Tefa KK Lainnya sebagai rangkaian bantuan SMK berbasis Industri 4.0. Diharapkan SMK Antartika 2 Sidoarjo dapat mengembangkan dan meningkatkan sumber daya manusia.

Teaching Factory SMK Antartika 2 Sidoarjo kedepannya dapat menambah penghasilan sekolah dalam upaya pemeliharaan peralatan dan peningkatan SDM khususnya peserta didik diharapkan dapat memperoleh pengalaman kerja yang benar-
benar nyata.